JFrame sendiri merupakan turunan dari class Frame yang terdapat pada package java.awt
Seperti semua class Top Level Container pada swing, JFrame memiliki JRootPane sebagai satu-satunya anak. content pane yang disediakan oleh root pane akan berlaku sebagai tempat yang dipergunakan untuk menyimpan semua componen yang lain (selain menu) yang akan ditampilkan oleh JFrame. contohnya :
frame.getContentPane().add(child);
hal tersebut berlaku juga untuk pengaturan layout, menghapus componen, daftar anak, dan sebagainya...semua metod tersebut harus dikirimkan ke content pane dan bukannya ke JFrame itu sendiri...content pane pada sebuah top level container pastilah non null atau tidak null, apabila kita mencoba untuk mengatur content pane tersebut menjadi null, maka JFrame akan melemparkan eksepsi(exception).. secara default maka content pane akan memiliki layout dengan jenis BorderLayout di atasnya.
Apabila kita menutup window JFrame dengan menekan tombol close(x) di sudut kanan atas, maka hal tersebut secara default hanya akan membuat JFrame tidak terlihat atau hanya menghilang tanpa menghentikan proses aplikasi yang sedang berjalan. Untuk merubah hal tersebut, maka kita harus memanggil metod setDefaultCloseOperation(int)..sebagai contoh, apabila kita ingin membuat JFrame kita tidak akan menghilang atau tidak ada perubahan apabila kita menekan tombol close pada JFrame tersebut maka method yang kita pergunakan adalah setDefaultCloseOperation(DO_NOTHING_ON_CLOSE);
secara garis besar, class JFrame memiliki 4 buah constructor yang dapat kita pergunakan, yaitu:
- JFrame() --> akan membuat sebuah JFrame baru yang tidak terlihat
- JFrame(String title) --> akan membuat sebuah JFrame baru yang tidak terlihat dan memiliki title
- JFrame(GraphicsConfiguration gc) -> akan membuat sebuah JFrame baru dengan GraphicsConfiguration yang spesifik dengan perangkat layar monitor, dan tidak memiliki title
- JFrame( String title, GraphicsConfiguration gc) --> akan membuat sebuah JFrame baru dengan memiliki title, GraficsConfiguration sesuai perangkat layar monitor.
berikut adalah contoh pembuatan sebuah JFrame sederhana.
import javax.swing.JFrame;
public class SimpleJFrame extends JFrame
{
public SimpleJFrame()
{
setTitle("Contoh Frame Sederhana");
setSize(700, 500);
setLocationRelativeTo(null);
setVisible( true);
}
}
mari kita bahas listing program di atas per baris program........
import javax.swing.JFrame maksud dari perintah ini adalah kita memanggil / memberitahukan kepada compiler bahwa kita akan menggunakan class JFrame yang terdapat pada package javax.swing.
public class SimpleJFrame extends JFrame
dengan perintah ini berarti kita membuat sebuah class baru yang kita beri nama SimpleJFrame (class JFrame) yang merupakan turunan(extends) dari class JFrame, class baru yang kita buat tersebut kita beri modifier public dengan maksud agar bisa di akses oleh class-class yang lain dari package manapun juga.
{
tanda kurung kurawal buka tersebut ( { ) menandakan awal dari class SimpleJFrame yang kita buat.
public SimpleJFrame()
merupakan constructor dari class SimpleJFrame yang kita buat dengan modifier public juga, harap perhatikan cara penulisan sebuah constructor dari sebuah class adalah hampir sama dalam tata cara penulisanny, yang membedakannya adalah dalam constructor tidak menggunakan kata kunci (keyword) class, dan di akhiri oleh tanda sepasang kurung yang bisa dipergunakan untuk arguments. sedangkan untuk penulisan namanya sendiri adalah sama persis huruf besar dan huruf kecilnya.
{
tanda kurung kurawal buka selanjutnya ( { ) menandakan awal dari constructor.
setTitle("Contoh Frame Sederhana");
dengan memanggil method setTitle(String title) maka kita menentukan title dari JFrame yang kita buat.
setSize(700, 500);
method setSize memiliki 2 buah parameter dengan type data int, yang berfungsi untuk menentukan lebar dan tinggi dari JFrame yang kita buat.. Dengan memberikan isi angka 700 dan 500, berarti kita menentukan ukuran dari JFrame tersebut dengan lebar 700px dan tinggi 500px.
setLocationRelativeTo(null);
method ini berfungsi untuk menempatkan JFrame tepat di tengah-tengah layar monitor anda pada saat pertama kali dijalankan.
setVisible( true);
method ini berfungsi untuk menampilkan JFrame yang kita buat, dapat dilihat bahwa method ini memiliki satu buah parameter yang bertype boolean, sehingga kita hanya bisa memasukkan true atau false sebagai parameternya.. apabila kita memasukkan true, maka JFrame yang kita buat akan ditampilkan/diperlihatkan, akan tetapi jika kita memasukkan false sebagai parameternya, maka JFrame kita tidak akan ditampilkan...
}
kurung kurawal tutup ini memiliki fungsi sebagai penutup atau tanda akhir dari blok constructor..
}
sedangkan tanda kurung kurawal tutup yang terakhir ini berfungsi sebagai tanda akhir blok dari class SimpleJFrame yang kita buat.
class SimpleJFrame yang kita buat di atas masih belum bisa di eksekusi / dijalankan, karena agar sebuah class dapat di eksekusi maka class tersebut harus memiliki main method sebagai entry point eksekusi aplikasi java seperti yang sudah dibahas pada postingan Program Pertama Anda.
contoh main method yang dapat kita masukkan pada class SimpleJFrame yang kita buat di atas adalah sebagai berikut:
public static void main(String[]args)
{
new SimpleJFrame();
}
main method ini kita tempatkan sebelum tanda kurung kurawal tutup terakhir dari class SimpleJFrame yang kita buat di atas..
ok untuk postingan kali ini cukup sampai sini dulu, semoga bisa bermanfaat :) .
Sampurasun, ngiringan abdi ah. Sae tulisanna... nitip lapak kenging teu ?
BalasHapuswww.wibawa-programmer.blogspot.com
tukeran link weh sakantenan atuh...
mangga...mangga...
Hapusah di ajar weh ieu mah daripada ngalamun... ^_^
Okelah Kalo Begittuuu....
BalasHapushaha..sip..sip...
Hapus